Pers Rilis Maddah (Book by Risa Saraswati) & Mirror (Album by Sarasvati)


“Maddah adalah perpanjangan,” begitu ungkap Risa Saraswati saat ditanya mengenai makna dari judul bukunya yang baru. Ditulis dan diterbitkan kurang dari setahun setelah rilisnya Danur, buku pertamanya, menunjukkan produktifitas Risa dalam menulis.

Awalnya Risa menulis di blog pribadinya sampai pada akhirnya menarik perhatian salah satu penerbit yang mencium bakatnya dan menawarinya untuk membukukan kayanya. Bermodal itikad yang kuat tanpa pengetahuan seputar seluk-beluk dunia penulisan buku dan sasrta, Risa memberanikan diri untuk menyambut tawaran itu dan merilis “Danur” pada tahun 2011 silam. Ternyata, buku pertamanya berhasil mendapatkan perhatian pembacanya, meskipun Risa menawarkan karya yang mengusung tema yang sedikit berbeda dengan penulis-penulis kebanyakan. Sejatinya hal-hal yang dikisahkan Risa adalah hal-hal yang biasa terjadi di sekitar kita. Ada kisah cinta, persahabatan, eratnya kasih sayang keluarga, serta pahitnya cerita tragedi. Namun, apa jadinya saat karakter yang diceritakan olehnya tidak berasal dari alam yang sama dengan kita semua, manusia biasa?

Mengikuti jejak “Danur” yang merupakan komplemen dari album musik “Story of Peter”, album pertama dari band Risa, Sarasvati, Maddah juga begitu. Beberapa cerita yang terdapat dalam Maddah bisa ditemui dalam album “Mirror” yang dirilis berbarengan dengan peluncuran bukunya. Bukan suatu kebetulan memang, karena sejatinya kisah-kisah yang ditulis Risa dalam “Maddah” adalah inspirasi dari penciptaan lagu-lagu di album terbaru Sarasvati, “Mirror”.

 

 

“Kalau menulis buku adalah bagian saya pribadi, maka untuk penciptaan musik, saya harus berterimakasih pada Sarasvati (band saya). Beruntunglah saya bertemu dengan mereka, dan akhirnya kita bersatu menjadi band, yang untuk saya pribadi, adalah sebuah keluarga,” ungkap Risa. “Pada awalnya Egi Anggara yang membantu saya menterjemahkan musik yang ada di dalam kepala saya menjadi lagu-lagu dan menjadi sebuah album penuh”, ungkapnya lagi. Berangkat dari inti atom yang terdiri dari Risa dan Egi, maka terbentuklah SARASVATI, sebuah entitas musikal yang menyertai dan menjadi bagian dari karir musik Risa.

 

Terlepas dari aspek lirikal yang terinspirasi dari pengalaman pribadi Risa yang dekat dengan alam berbeda yang berada di luar pemahaman kita pada umumnya, secara musikal, Sarasvati masih mengusung warna musik yang setia dengan pakem di album sebelumnya. Namun, banyak eksplorasi baru yang dilakukan Sarasvati di album ini. Album “Mirror” lebih menonjolkan iringan orkestrasi, lebih dominan jika dibandingkan “Story of Peter”. Warna-warna baru muncul sebagai bentuk kreativitas pribadi para personel, seperti Hinhin Akew (guitar), Gallang Perdhana (bass), Yunita Rachman (keys), dan Papay Soleh (drums), di mana masing-masing mendapatkan porsi kontribusi kreatif pada departemen musik. Egi Anggara (guitar), arranger utama di album perdana, masih dominan porsinya sebagai arranger utama di album kedua ini.

 

Highlights dari “Mirror” adalah beberapa kolaborasi dengan sejumlah musisi lintas genre yang semakin memperkaya warna musikal di album ini. Passion Risa terhadap music tradisional Sunda, dimanifestasikan dalam interpretasi “Gloomy Sunday” karya Rezso Seress berkolaborasi dengan Trah Project, proyek musikal dari Gigi Priadji (programming), yang juga adalah personel Sarasvati. Risa juga tampil berduet dengan Arina Ephipania (Arina Mocca) dalam lagu “Danur” dan Cholil Machmud (Cholil Efek Rumah Kaca) dalam lagu “Mirror”. Selain itu, gitaris Gigi Dewa Budjana menyumbangkan permainan gitarnya yang apik dalam lagu “Solitude”.

 

Maddah dan Mirror adalah satu kesatuan yang saling melengkapi, keduanya terpisah namun membentuk satu keutuhan. Membaca Maddah, sembari mendengarkan Mirror, atau menikmati musik Mirror sambil mencari tahu kisah-kisah lebih detailnya di dalam Maddah, demikianlah harapan Risa Saraswati dan Sarasvati kepada para penikmat buku dan penikmat musik. Melalui Maddah dan Mirror, pembaca dan penikmat musik akan diajak untuk menyelami kisah-kisah Risa Saraswati dan pengalaman musikal ala Sarasvati.

Ditulis oleh Iit Sukmiati dan Pak Dosen

Untuk pemesanan CD Mirror dan buku Maddah, selain melalui @omuniuum juga bisa melalui @lawless_jkt | @loubelleshop | @remainsstore | @Belukarcult

 

Sertakan nama, alamat, nomer telepon, kode.
kirim ke email omuniuum@gmail.com / order@omuniuum.net

atau sms via 087821836088
Pembayaran transfer via rek BCA/Mandiri/BNI
Pengiriman memakai jasa JNE.

*Jika dalam waktu 3 hari tidak ada transfer, pemesanan
dianggap batal*

+ Omuniuum +
Ciumbuleuit 151 b Lt.2 Bandung 40141
ph. 022-2038279
087821836088